Sunday, March 15, 2009

Andai Tiada Lagi Esok Hari

Malam tadik masa ku drive back from Sri Aman, aku terpaksa berenti banyak kali just to make sure I'm fit enough to drive balit ke Debak. Dalam masa aku drive bermacam-macam perkara bermain di mindaku. Andailah ditakdirkan aku eksiden dalam perjalanan balit, agaknya apa yang akan jadi dalam kehidupan orang-orang disekelilingku? Apa yang akan terjadi dalam mhidup mereka yang aku sayangi andaikata ku pergi meninggalkan segala apa yang ada di dunia ini.

Aku keep wondering, sapa yang bena2 jadi sahabatku saat ku pergi tinggalkan dunia ini. Siapakah gadis yang benar-benar menyintaiku saat mnegetahui bahawaku telah tiada lagi? Siapakah sepupuku yang akan rasa kepergianku satu kehilangan? Bagaimana dengan ahli keluargaku yang pastinya terkejut dengan kehilanganku? Siapa pula yang akan take care all of my student?

Aku terus keep wondering, adakah cukup segala amalanku? Sepanjang usia, aku cukup berterima kasih dengan kehadiran Chenta Hatiqu kerana menjadi satu cahaya mengubah keadaan diriku dari kejahilan dan kebobrokkan dunia. Aku pernah hanyut dalam dunia tanpa pedoman. Thanks sayang, mungkin diriku belum jadi yang terbaik untukmu.

Maafkanku sayang andai sepanjang usiaku ku mengguriskan hatimu. Aku bukan yang terbaik untukmu masa ini. Ku doakan agar kau dapat kecapi segala cita-cita dan impianmu andai usiaku termaktub sampai disini.

Terlintas jua fikiranku kepada Mudin, sahabat lelaki yang paling akrab dan tempat aku mengadu segala permasalahan hidupku. Mudin, mun aku dah sekda, aku harap ko dapat temui cinta yang sejati dan dapat menjaga ko dengan bait.

If I die, siapakah yang akan take care Kelisaku. Siapa yang akan jaga Nouvoku? Siapa yang bisa menjadi rujukan adik-adik angkatku? Siapa yang akan menggunakan semua pakaianku? Siapa yang akan menjawab kepada dunia tentang ketiadaanku? Bagaimana pula dengan blogku?

Ah, perasaan aku nang sik tenteram dan hingga masa ku nulis blog tok ku rasa lain jak kenak aku berfikiran sedemikian. Moga Allah berikan lagi ku kesempatan memperbaiki diriku ini....

2 comments:

AcHiKa said...

hmmm mengingati mati adalah satu keperluan~~ wahai cekgu~~ jengan bermuram~~ pasti ada sesuatu disebalik sesuatu~~ paham nuan???

aliahjenap said...

banyak gilak pikir ktk ya..maybe it's one of those time when God mok ktk bermuhasabah dirik kali..

There was an error in this gadget

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails